Buatlah “website yang di sukai oleh mesin pencari” sering kali kita dengar, baik dari pengembang web site maupun klien mereka. Setiap orang tahu bahwa sangatlah penting untuk membuat website yang di suka oleh om google, mbah yahoo, paman Bing dan masih banyak lagi mesin mesin pencari lainnya. Dalam pembuatan website seperti itu ternyata banyak langkah langkah sederhana namun sering kita perbuat.
Profesional SEO sebenarnya membuang banyak waktu mereka menganalisa sebuah website dan menghilangkan halangan untuk mendapatkan high ranking website. Pada waktu di kembangkan dan di buat, sebenarnya sangatlah mungkin untuk membuat website yang benar benar di suka oleh mesin pencari. Salah satu yang paling sulit untuk berhasil adalah website yang kebanyakan mempergunakan database. Berikut adalah kesalahan kesalahan yang sering di buat selama pengembangan website tanpa di sadari ketika membuat website yang di dasari oleh database.
1. Halaman / pages yang memiliki konten yang sama. Tidak banyak perbedaan yang nampak antara halaman halamannya, jadi hanya di rubah sedikit dari area tersebut dari halaman ke halaman. Jadi sebaiknya anda membuat halaman berikutnya yang memang benar benar nampak perbedaan isi / kontent.
2. Pages yang memiliki judul yang sama – seperti kita ketahui bersama bahwa sebuah judul adalah sangat besar pengaruhnya dilihat dari kacamata mesin pencari dalam mengartikan konten pada halaman tersebut.. Ini barangkali sering terjadi seperti website penjual barang barang yang deskripsi barangnya kurang, atau bisa juga sebuah website berita / portal news yang memiliki menu banyak tapi content berita sangat singkat.
3. Pages dengan meta deskripsi yang sama – sekali lagi sangat mudah bagi kita untuk tidak perduli dan menset sebuah level global atau kategori meta deskripsi. Ini membuat mesin pencari mumpunyai alasan untuk menghukum website anda karena anda tidak memberikan mereka cukup informasi. Dan sekali lagi membuat meta deskripsi yang unik untuk masing masing halaman adalah penting untuk pekerjaan SEO. Walaupun meta deskripsi tidaklah penting bagi om google, tapi masih banyak lagi mesin pencari lainnya yang perlu anda perhatikan agar sukses di dalam SEO.
4. Menggunakan pembuat otomatis halaman / pages sebagai short cut di banding membuat kontent yang bagus. Ini berkaitan erat dengan point pertama, yang mana adalah sangat mungkin membuat pages yang mempunyai sedikit prosentase perbedaan antara mereka. Database tidak di ragukan lagi sangat fantastis untuk menyimpan informasi, tetapi anda harus bekerja lebih jeli agar halaman halaman berharga di dalamnya mampu di lihat oleh mesin pencari.
5. Membuat pages yang tersembunyi di balik form submisi atau javascript, yang tidak dapat di akses oleh mesin pencari. Ini sangat sering terjadi, bahkan kita sering tidak sadar menyembunyikan informasi yang berharga dibalik area tersebut.
6. Terlalu banyak query strings – ini sangat seringkali di lakukan oleh profesional CEO, dimana database yang kompleks menciptakan level halaman yang makin lama makin “jauh” sehingga mesin pencari menjadi bingung. Walah ! ternyata mesin juga bisa bingung ya. Ehe namanya juga bahasa bodo bodoL-) Di lain pihak, pengembangan yang jelek dapat menciptakan halaman yang memiliki “null query string” yang nampak dalam setiap url, tapi jangan khawatir. Jawabannya adalah sebaiknya menulis ulang url untuk halaman halaman tersebut, sehingga lebih mudah terbaca oleh mesin pencari.
7. Menaruh query strings pada urutan yang berbeda ketika mengakses dari tempat yang berbeda. Ini dapat menciptakan masalah duplikat kontent yang menciptakan penalti besar.
8. Tidak mempergunakan bahasa pengguna untuk menghasilkan halaman – jika anda membuat sebuah website yang di dasarkan oleh database yang mempergunakan kata kata di dalam query strings pastikan anda mempergunakan kata kata yang anda mengerti dan membantu anda dalam SEO.
9. Tidak membiarkan meta data dan judul untuk di edit lebih mudah sesudah website di buat. Mungkin dengan maksud memperpendek code, programmer sengaja membuat meta data sekali “tanam” ke dalam database tanpa bisa di edit di kemudian hari. Membuat mekanisme untuk memodifikasi informasi ni awalnya membantu setiap orang di kemudian hari ketika informasinya butuh untuk di ubah tanpa harus membuat ulang dari awal pengerjaannya.
10. Membuat keyword yang berlebihan dengan mengunakan cara otomatis. Tatkala mesin pencari menyukai halaman yang memiliki kepadatan keyword, tapi malahan halaman anda di penalti. Jadi hati hatilah ketika memuat halaman yang terdapat deskripsi banang . banyak produk produk yang dapat menciptakan kelebihan keyword. Misalkan mengurutkan keyword: hp murah, cari hp murah, dijual hp murah dan seterusnya yang memiliki keyword hp murah yang bertumpuk.
Nah, inilah sepuluh kesalahan umum yang potensial yang dilakukan ketika membuat website tipe dynamic. Ada banyak faktor lagi yang anda harus perhatikan ketika membuat website diantaranya masalah kenyamanan pengguna, kecepatan akses, keamanan, dan lain lain, tapi semuanya di kombinasikan bersama secara tepat yang memang benar benar sesuai dengan kebutuhan Anda. Cherioo….
|